Kutunggu hingga Maret 2008

Wajahmu dulu setiap saat selalu menyeringai. Apa saja. Dentuman hebat keluar dari jarimu. Entah ilmu apa yang kau punya. Hantu sekali pun menggigil ketakutan. Enyah dari hadapanmu. Lalu, kemana taringmu kini?

Masih bicara dulu. Banyak orang yang membencimu. Bagaimana tidak? Kau lahap habis sapi-sapi manis mereka. Kau telan bulat-bulat kambing peliharaan mereka. Kau dibenci sapi. Juga kambing. Juga pengasuh mereka. Lalu, kemana taringmu kini?

Bicara dulu lagi. Ada juga yang memujamu. Atau sekedar berlindung di sangarnya aumanmu. Ada serigala yang mengaku jadi raja ketika kau pergi. Ada juga monyet yang melompat kesana kemari menonton Kau berkelahi. Dan masih banyak binatang yang bersorak-sorai menyemangatimu. Kau jadi pujaan. Hingga tiba-tiba hutan kekuasaanmu menelanmu hilang. Lalu, kemana taringmu kini?

Ketika Kau kembali, kuharap taringmu masih utuh. Juga tajam. Jangan Kau makan lagi sapi dan kambing itu. Mereka itu tidak berotak. Daging mereka pun tidak mengandung gizi. Santaplah monyet dan serigala itu. Juga para penggembira yang oportunis itu. Tunjukkan ! Kau macan dewasa yang masih tetap beringas !!

Aku masih akan menunggumu. Hingga Maret 2008.

Advertisement

14 Responses to “Kutunggu hingga Maret 2008”

  1. sora9n Says:

    Sebelumnya, saya mau menyampaikan bahwa komen di bawah ini murni interpretasi pribadi atas fabel di atas. Jadi, kalau ada salah tangkap, mohon diluruskan ya. ;)

    IMO, sang Serigala hanya melakukan apa yang biasa dilakukan Macan dulu. Adapun kini sang Macan sedang pergi — dan Serigala berusaha melakukan apa yang dia bisa untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang Macan.

    Jika Macan datang kembali ke hutan, maka Serigala akan menyambutnya dengan tangan terbuka. Tentunya jika Macan menerima uluran tangan tersebut, mereka akan bekerja sama melindungi hutan — dari para pemburu yang mengumpan dengan sapi-sapi manis itu.

    Dan Anda tidak berbuat apa-apa selain menunggu Macan pulang, kan? Tidak melindungi, tidak menggigit, dan dan bahkan tidak mengaum sama sekali. :mrgreen:

    Anehnya, setelah itu Anda malah mengharapkan Macan dan Serigala saling bunuh daripada bersahabat. Orang macam apa Anda ini?

    .:: saya? orang macam apa? orang biasa aja lagi… yg gak berbuat apa2 dan tidak gampang terjebak oleh sebuah euforia, fanatisme atau apalah namanya, apalagi cuma sekedar mengaum…. silahkan bergembira sambil memangsa makanan sisa si macan :P
    btw, akhirnya komen anda dilepas juga sama akismet, dan gw tampilin komen yg paling keren ini… :D

  2. sora9n Says:

    Komen saya ketelen akismet, mohon dibebaskan. ^^

    .:: kok gak ada ya…. :( posting lagi aja :)

  3. sora9n Says:

    Ketelen lagi… Padahal udah saya refresh, tapi tetep gak nongol. :(

    Komennya agak panjang sih, tapi nggak ada link di sana. Kenapa ya? :?

    Ps:

    Yang sebelumnya udah 2x dikirim, dan sama yang tadi jadinya 3x.

    .:: barusan saya check, masih gak ada… jangan panjang2 kali :P

  4. mathematicse Says:

    Hmmhh… menunggu yah…?

  5. Snicker Flower Says:

    ini apa sih maksudnya? kok saya ga nangkap ya

  6. rey Says:

    ya silahkan saja kalo masih mo nunggu aku sampe Maret 2008. Kutunggu ditempat biasa… tau kan…?! :D

  7. mrtajib Says:

    Swear..aku bingung…passy…..

    ada apa sih denganmu?

  8. sora9n Says:

    Walah… ^^

    Ya sudahlah, kalau begitu disingkat aja. IMO, kan bisa saja serigala dan macan berteman baik jika macan pulang kembali. Mereka bisa bekerjasama mengamankan hutan, kan?

    Kenapa juga macan dan serigala harus saling bunuh? (o_0)”\

    -mudah2an bisa lolos sekarang-

  9. sora9n Says:

    Yes, akhirnya lolos juga… :D

  10. cakmoki Says:

    Macan menunggu macan. Walau taring dan aumannya berbeda, macan tetaplah macan.

    maaf, yang ini gak serius:
    Saya nunggu trio macan juga lho, hahaha

  11. sora9n Says:

    Ternyata setelah semua ini komen pertama saya udah lolos… :cry:

    OK, OK, sekarang saya jawab lagi ya… (maaf nih jadi kayak nyepam :( )

    tidak gampang terjebak oleh sebuah euforia, fanatisme atau apalah namanya, apalagi cuma sekedar mengaum…. silahkan bergembira sambil memangsa makanan sisa si macan :P

    Lah, sebentar… ini bukan masalah euforia dan makanan sisa. Masalahnya, musuh si macan itu kan selalu muncul dan nggak habis-habis…? (o_0)”\

  12. aRuL Says:

    wekz… maret 2008 moga saya udah diwisuda amien..:)

  13. goeve Says:

    kenapa hrs taun depan? knp ga skrg ajah? ooo aku tau, bentar lg mo puasa ya? jadi nunggu lebaran dl kan? :D

  14. putradi Says:

    siapakah sebenarnya si macan inih … ???
    jadi penasaran … ???
    ah … post disini penuh misteri sekarang … ??? :-D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.