Bataknews. Sebuah blog berita. Saya suka. Pengasuhnya pun memang benar-benar mantan wartawan. Batak pula, yang terkenal ceplas ceplos dan meledak-ledak. Bukan bermaksud men-stereotip-kan suku Batak nih. Artikelnya lumayan banyak yang mencerahkan. Pengunjungnya pun, hmmm… rata-rata sudah senior. Saya jadi takut juga bicara serius di sana. Alasannya, sesama Metromini Batak dilarang saling mendahului tho ? Singkatnya, kalau mau tahu banyak, main saja ke sana. 100% halal ! Lho, apa kamsudnya ya?
Makin hari, rating Bataknews semakin meyakinkan. Sebagai blog berita, di mata saya, Batak news sudah harus mulai berbenah. Selain peningkatan mutu berita atau artikel, sistematika dan lay out pun sudah waktunya diperhatikan. Saya bukan bermaksud mengajari, karena saya memang tidak kompeten di industri media. Hanya saya berlangganan beberapa media cetak, sehingga saya sering membanding-bandingkan antara satu dengan yang lain. Jadi saya hanya bermaksud sharing saja, dari seorang passya, si stuvit yang selalu optimis.
Isi Berita
Harus ada sesuatu yang menjadi core Bataknews. Harus ada menu yang membuat pengunjung merasa wajib kembali ‘bersantap’ di Bataknews. Apakah itu? Bung Jarar pasti lebih tahu. Yang jelas, Pos Kota versi cetak dengan kualitas kertas dan berita yang begitu-begitu saja masih tetap eksis hingga kini, berkat iklannya yang bejibun.
Sistematika
Sistematika yang saya maksud di sini bukan sistematika penulisan. Saya kurang paham kalau soal itu. Sistematika yang saya maksud adalah jadwal penerbitan/publishing tulisan-tulisan. Saya mengambil pelajaran dari abang mie ayam yang lewat depan rumah. Katanya, dia harus konsisten mengatur jadwal jam berapa harus lewat jalan A, jam berapa harus tiba di jalan B dan seterusnya. Alasannya, agar langganannya tahu dan terbiasa dengan jadwal tersebut, sehingga apabila suatu waktu ingin mencicipi mie ayam, mereka tinggal lihat jam, sudah lewat apa belum.
Bataknews pun semestinya bisa adopsi seperti itu. Harus ada jadwal tertulis atau pun tidak, yang memberitahu pengunjung, kapan tulisan tentang A akan turun, kapan tulisan tentang B akan dirilis, kapan tulisan dari kontributor semacam Suhunan akan terbit. Jadi sangat beralasan jika Bataknews mengatur jadwal penurunan tulisan, sehingga pengunjung pun tahu kapan harus kembali ‘menyantap menu’ kesukaannya. Sekarang, setiap akhir pekan, Bataknews sering menurunkan tulisan santai dan lucu sebagai sekedar ucapan have a nice weekend. Menurut saya itu sudah bagus. Mengapa tidak dibuat seperti itu untuk tulisan kategori lain? Memang sedikit merepotkan. Tetapi untuk sesuatu yang lebih baik, kenapa tidak?
Layout
Nah, yang ini memang sedikit merepotkan karena berkaitan dengan pengetahuan teknis dan pihak ketiga. Berhubung masih hosting gratis di server wordpress, maka yang bisa dilakukan adalah kejelian memilih theme. Beda jika hosting berbayar. Yang lebih dibutuhkan tentu pengetahuan teknis coding.
Namun, banyak yang bisa dilakukan. Pemilahan widget, mana yang harus, perlu atau sekedar aksesoris juga perlu diperhatikan. Demikian juga dengan penyertaan gambar atau image yang mempengaruhi kecepatan loading dan keterbatasan bandwith.
Lain-lain
Dari sisi materi tulisan juga perlu pemilahan, mana yang sifatnya sebagai individu/pribadi, mana yang benar-benar berkaitan dengan jurnalisme atau komunikasi massa. Sepengamatan saya, kadang pengunjung sangat susah membedakan, mana Bataknews dan mana Bung Jarar.
Hanya ini yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada perkataan yang tidak layak. Ini semata-mata, paling tidak di pikiran si stuvit passya, demi kebaikan dan kemajuan Bataknews. Horas!
July 28, 2007 at 9:18 am
kritikan membangun….
July 28, 2007 at 10:24 am
wah, wah, wah …. luar biasa masukanmu ini. semuanya benar dan kuamini. terima kasih atas perhatianmu, laeku.
idealnya memang seperti itu; ada semacam “jadwal” kapan berita jenis ini, kapan opini begini, kapan feature bergaya itu, dan bla-bla-bla. itu benar. tapi keterbatasankulah yang bikin aku belum bisa melakukan itu semua.
terutama terbatasnya waktu. karena aku sehari-hari harus membantu istriku berjualan dan menjaga anak. kemudian, aku masih lebih sering menulis opini, feature, dan kutipan berita dari media lain. untung ada kawan-kawan pembaca seperti lae suhunan yang berbaik hati menyumbangkan artikel.
idealnya memang aku harus lebih banyak menampilkan berita liputan sendiri, yaitu dari tanah batak. tapi waktuku, juga kemampuan keuanganku untuk meliput ke lapangan, sangat terbatas. jadi karena itulah aku belum berani membuat “jadwal” kapan berita begini dan kapan opini yang begitu.
untuk porsi ideal seperti lae sarankan setidaknya aku harus punya minimal dua atau tiga wartawan tetap di daerahku, agar bisa meliput berita secara rutin. padahal, manalah mungkin aku sanggup menggaji reporter sedangkan diriku sendiri hidup senin-kamis?
soal pembaca blogku yang sering menulis komentar, memang betul, mereka termasuk pembaca senior. terlihat dari komentar-komentar mereka yang bernas. walaupun pro dan kontra terhadap artikelku, tapi mereka mampu berargumen. mereka tidak sekadar numpang lewat alias “sedekah komen”. dan jujur, aku justru sering memperoleh pengetahuan baru dari komentar-komentar mereka.
untuk saat ini memang batak news masih sangat identik dengan pendirinya, jarar siahaan — aku sendiri. sebab itu memang masuk akal bila pembaca sulit membedakan mana batak news dan mana jarar.
batak news adalah aku. itu benar, laeku yang baik.
batak news adalah jarar, si orang batak penulis “sinting” yang sombong dan keras kepala, yang menulis sesuka perutnya.
terima kasih atas tulisanmu ini, lae. semoga artikel-artikel di blogku bisa memberi sedikit manfaat bagi pembaca. dan kalau pun dianggap tidak bermanfaat dan tidak berkualitas, minimal bisa menjadi hiburan atau bacaan ecek-ecek di kala senggang.
horas. salam.
jarar siahaan di tepi danau toba.
July 28, 2007 at 1:50 pm
Ini baru sahabat. Seandainya Anda mau berepot-repot melakukannya untuk aku. Ah, seandainya… mungkin nanti ya.
)
July 28, 2007 at 10:06 pm
Review sekaligus sumbangan sarapan nan sistematis.
Maaf, tak ada komentar selain ikutan menjumput pelajaran
Horas
July 29, 2007 at 4:42 am
Wah, mantap nih. Semoga bataknews makin jaya. *seorang pembaca lepas bataknews*
July 30, 2007 at 6:22 am
Mantap ……
July 30, 2007 at 10:10 am
Hmmm, tinggal nunggu perubahan di bataknews nih. Tongkrongin terus ahh….
July 30, 2007 at 12:52 pm
tapi saya tidak terlalu suka, karena lebih banyak mengemukakan pendapat ketimbang menyajikan fakta2.
August 1, 2007 at 10:09 am
bnar-benar teman…
seandianya nyumbang saran juga untuk blog Bumen kotaku, http://wongbumen.info….
ya, aku senang…
*cekikikan…*